You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perkulakan Kramatjati Diresmikan Akhir Juli
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pusat Perkulakan Kramat Jati Diresmikan Akhir Juli

PD Pasar Jaya menargetkan Pusat Perkulakan Kramat Jati, Jakarta Timur yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan bisa diresmikan dan dimanfatkan pedagang akhir bulan ini.

Saat ini sedang finishing. Mudah-mudahan di Juli akhir atau awal Agustus bisa diresmikan

Direktur PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, hingga kini pembangunan pasar tersebut sudah memasuki tahap penyelesaian. Diakui ada sedikit kendala dalam pembangunannya sehingga waktu penyelesaiannya mundur dari target.

"Saat ini sedang finishing. Mudah-mudahan di Juli akhir atau awal Agustus bisa diresmikan," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/7).

Ditargetkan Mei Pusat Perkulakan Kramat Jati Beroperasi

Ia menjelaskan, Pusat Perkulakan Kramat Jati mulai dibangun sejak Januari 2017 lalu dengan anggaran mencapai Rp 22 miliar. Semula peresmian pasar tersebut ditargetkan bisa dilakukan pada Juni 2017 lalu.

"Perkulakan ini dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Nantinya akan ada 5.000 item barang yang disediakan," ungkapnya.

Arief menambahkan, setelah pasar ini resmi beroperasi, seluruh pedagang binaan PD Pasar Jaya akan mendapatkan kartu dan diperbolehkan belanja barang di perkulakan.

"Ini diperuntukannya bagi pedagang Pasar Jaya. Kami ingin jadi distribusi channel. Dulu rantai distribusinya panjang. Sekarang kami ikut terlibat untuk berkompetisi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati